Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak , Pencegahan Paham radikalisme dan Terorisme
08 Sep 2026 BERITA
Dalam upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, ramah anak,
dan bebas dari pengaruh paham berbahaya, Dinas
Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Polewali Mandar bekerja
sama dengan Detasemen Khusus 88 Anti Teror
(Densus 88) Polri dan Penyuluh
Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Alu menggelar
kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak serta
Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme.
Kegiatan
yang dilaksanakan pada hari Minggu, 7 September 2026 bertempat di Aula UPTD SMP
Negeri 1 Alu, Kecamatan Alu tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta yang
terdiri dari dewan guru, komite sekolah, siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX,
serta perwakilan orang tua siswa dan aparat desa setempat.
Acara
dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD SMPN 1 Alu. Dalam sambutannya, beliau
menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor ini dan berharap para siswa
dapat menjadi agen perubahan yang memahami pentingnya saling menghargai,
menolak segala bentuk kekerasan, serta bijak dalam bermedia sosial.
Materi pertama disampaikan oleh perwakilan
Dinas P3AP2KB. Materi difokuskan pada:
1. Bentuk-bentuk kekerasan
terhadap perempuan dan anak, baik kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun
penelantaran.
2. Dampak kekerasan terhadap
tumbuh kembang anak dan psikologis korban.
3. Mekanisme pelaporan dan layanan
pengaduan UPTD PPA, serta peran sekolah dan keluarga sebagai benteng pertama
perlindungan anak.
4. Pentingnya pola asuh
positif dan komunikasi efektif di lingkungan keluarga yang disampaikan oleh
PLKB Kec. Alu.
Materi kedua disampaikan oleh Tim
dari Densus 88 AT Polri. Dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami oleh
remaja, tim menjelaskan tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme yang
menyasar generasi muda melalui media sosial, game online, dan pergaulan.
Disampaikan ciri-ciri paham radikal, strategi rekrutmen kelompok radikal, serta
pentingnya literasi digital, cinta tanah air, toleransi antar umat beragama,
dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Sesi
diskusi berlangsung sangat interaktif. Para siswa antusias mengajukan
pertanyaan seputar cara menghadapi perundungan (bullying) di sekolah, cara
melaporkan jika melihat kekerasan, serta bagaimana menyikapi konten-konten
intoleran di media sosial.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat
penegak hukum, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan
yang aman, inklusif, dan berketahanan dari pengaruh negatif kekerasan dan
ideologi radikal.(marini)
Kegiatan Terbaru
Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak , Pencegahan Paham radikalisme dan Terorisme...
Dalam upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari pengaruh paham berbahaya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Polewali Mandar bekerja sama dengan Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) Polri dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Alu menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak serta Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme.Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 7 September 2026 bertempat di Aula UPTD SMP Negeri 1 Alu, Kecamatan Alu tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari dewan guru, komite sekolah, siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX, serta perwakilan orang tua siswa dan aparat desa setempat.Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD SMPN 1 Alu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor ini dan berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang memahami pentingnya saling menghargai, menolak segala bentuk kekerasan, serta bijak dalam bermedia sosial.Materi pertama disampaikan oleh perwakilan Dinas P3AP2KB. Materi difokuskan pada:1. Bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran.2. Dampak kekerasan terhadap tumbuh kembang anak dan psikologis korban.3. Mekanisme pelaporan dan layanan pengaduan UPTD PPA, serta peran sekolah dan keluarga sebagai benteng pertama perlindungan anak.4. Pentingnya pola asuh positif dan komunikasi efektif di lingkungan keluarga yang disampaikan oleh PLKB Kec. Alu.Materi kedua disampaikan oleh Tim dari Densus 88 AT Polri. Dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami oleh remaja, tim menjelaskan tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme yang menyasar generasi muda melalui media sosial, game online, dan pergaulan. Disampaikan ciri-ciri paham radikal, strategi rekrutmen kelompok radikal, serta pentingnya literasi digital, cinta tanah air, toleransi antar umat beragama, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.Sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar cara menghadapi perundungan (bullying) di sekolah, cara melaporkan jika melihat kekerasan, serta bagaimana menyikapi konten-konten intoleran di media sosial.Kegiatan ditutup dengan pembacaan ikrar bersama oleh seluruh siswa SMPN 1 Alu untuk:"Menolak Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Menolak Paham Radikalisme dan Terorisme, serta Siap Menjadi Pelajar Pancasila yang Cinta Damai." Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berketahanan dari pengaruh negatif kekerasan dan ideologi radikal.(marini)...
Selengkapnya...
Jalan Santai dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI...
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dilaksanakan kegiatan jalan santai yang dilaksanakan di Pantai Bahari Polewali tanggal 16 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Polewali Mandar dan Sekretaris Daerah beserta jajarannya. Sementara dari Dinas P3AP2KB hadir Kepala Dinas berserta Sekretaris dan segenap penyuluh yang mewakili dari kecamatan masing-masing. Turut hadir pula oleh jajaran pegawai beserta keluarga, serta masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus mendorong pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.Kegiatan jalan santai berlangsung dengan penuh semangat dan suasana yang meriah. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mengenakan pakaian olahraga serta atribut bernuansa merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.Selain sebagai sarana menjaga kebugaran dan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan. Semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” yang menjadi bagian dari semangat peringatan kemerdekaan diharapkan dapat terus diwujudkan melalui kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Melalui kegiatan jalan santai ini, diharapkan semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa nasionalisme, kekompakan, serta semangat hidup sehat bagi seluruh peserta.(arb)...
Selengkapnya...
Pendistribusian BKB Kit Stunting di TPA Mekar Sari Desa SumarrangKB Kit Stunting di TPA Mekar Sari Desa Sumarrang...
Dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting melalui penguatan edukasi bagi keluarga yang memiliki balita, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pendistribusian Alat Peraga Bina Keluarga Balita (BKB) Kit Stunting.Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Mekar Sari, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, pada Rabu, 5 Agustus 2026.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Bina Keluarga Balita (BKB) melalui penyediaan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mudah dipahami.Melalui pendistribusian BKB Kit Stunting ini, diharapkan kualitas pelayanan kepada keluarga sasaran dapat semakin meningkat, sehingga mampu mendorong terwujudnya keluarga yang lebih peduli terhadap kesehatan, gizi, serta tumbuh kembang anak.Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pengelola TPA dan para kader. Diharapkan sinergi seluruh pihak dapat terus diperkuat guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kecamatan Campalagian. (Icank)...
Selengkapnya...
Harganas Ke-33 Sulawesi Barat...
https://rri.co.id/mamuju/info-pemda/2612931/majene-tuan-rumah-harganas-ke-33-sulawesi-barat...
Selengkapnya...
